Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2011

Pembengkakan Amandel

Huft. Sudah berapa kali amandel saya harus bengkak dan bengkak.. :(

Yah, ini penyakit yang sering banget mengganggu hidup saya hahaha. Dari jaman masih bocah, sampe hampir lulus kuliah, kl demam pasti disebabkan karena amandel yang membengkak. Maklum, saya memang sebenarnya tidak boleh mengkonsumsi minuman dingin/ air es. Tapi ya namanya anak muda (apa sih), kepengennya minum es teruuus. Gimana ga, cb? Masa di siang bolong panas terik, tp minumannya yg panas2. Gila apa?! heeeeuuuhh!

Tapi sebenarnya, buat penderita amandel bengkak, pantangan utama adalah minum es dan makan yang pedas-pedas

Sekarang, yuuk, dipahami dl apa itu amandel dan seluk beluknya.


Amandel, yang dalam bahasa medis disebut tonsil, merupakan salah satu benteng pertahanan tubuh manusia, terutama ketika masih kanak-kanak. Pada usia itu, daya tahan tubuh masih lemah. Organ yang jumlahnya sepasang ini berada di rongga tenggorok, di kiri dan kanan belakang rongga mulut. Organ ini berada di garda paling depan, tugasnya menangkal kuman yang masuk dari mulut. Selain amandel, di rongga tenggorok masih ada lagi benteng pertahanan tubuh, namanya adenoid. Letaknya di langit-langit atas rongga tenggorok, dekat saluran ke hidung. Fungsinya serupa dengan amandel, sebagai penangkal kuman yang masuk dari udara yang masuk ke saluran napas.

Dalam kedaan normal, sebetulnya di rongga mulut dan tenggorok terdapat banyak sekali kuman. Tapi kuman-kuman itu tidak sampai membuat si anak sakit asalkan daya tahan tubuhnya dalam kondisi baik. Ketika daya tahan tubuh menurun, kuman-kuman itu bisa menjadi ganas dan menyebabkan infeksi. Karena daya tahan tubuh anak-anak belum sekuat orang dewasa, mereka lebih mudah kena infeksi.

Saat terkena infeksi, amandel ini akan meradang. Jika si anak disuruh membuka mulutnya lebar-lebar, akan kelihatan amandelnya bengkak, warnanya memerah. Radang ini disertai dengan demam dan rasa nyeri di tenggorok, terutama saat menelan makanan.

Menurut panduan kesehatan Mayo Clinic, radang amandel paling banyak disebabkan oleh virus. Urutan kedua, bakteri. Dari deretan bakteri, yang paling sering menyebabkan infeksi adalahStreptococcus beta-haemolyticus grup A. Jika biang keladinya virus, pasien cukup memerlukan obat pereda nyeri, penurun panas, dan perawatan rumah. Infeksi akan sembuh dengan sendirinya setelah daya tahan tubuhnya membaik.

Tapi jika infeksi disebabkan oleh bakteri, pasien juga memerlukan antibiotik. “Radang amandel tidak selalu harus dioperasi bila ditatalaksana dengan baik,” kata Dr. dr. Jenny Bashiruddin, Sp.THT (K), pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

Jenny menandaskan hal ini karena tak jarang dokter “main angkat” saja saat menghadapi pasien radang amandel. Ketika pasien dibawa ke rumah sakit, biasanya amandelnya memang kelihatan besar. Makanya kemudian dokter kemudian menyarankan operasi. Padahal, kata dokter yang praktik di RS Khusus THT Proklamasi, Jakarta ini, kondisi amandel yang membesar tidak bisa begitu saja dijadikan dasar melakukan operasi.

Pada saat serangan infeksi, wajar kalau amandel membengkak cukup besar karena memang sedang terjadi peradangan. Jika setelah infeksinya diobati ternyata amandelnya mengecil lagi dan pasien kembali sehat, berarti memang amandelnya tidak perlu diangkat. Istilah dokternya, “belum ada indikasi untuk operasi.”


Beberapa cara yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan amandel yang bengkak :

- Obat yang dapat membantu mengobati amandel yaitu : perasan jeruk nipis, perasan kunyit, dan madu murni yang kental. Bahan tadi dicampur dan minum sedikit demi sedikit. Usahakan agar penderita mandi dengan air hangat dan biasakanlah ambil nafas panjang yang dalam dipagi hari. Insya Allah Anda tak terganggu dengan amandel.

- Amandel yang membengkak membuat penderita demam dan suhu tubuh meninggi. Tapi penyakit ini mudah dilenyapkan tanpa operasi. Caranya, ambillah segenggam benalu yang tumbuh di pohon jeruk nipis. Campurkan dengan sedikit adas pulo waras Tumbuk keduanya sampai halus lalu beri sedikit air. saring dan ambil airnya. Minumlah 10 kali. Niscaya amandel menjadi kempis dan sakitnya lenyap.

- Mengobati amandel dengan kulit buah manggis. Kumpulkan kulit buah manggis yg telah masak, cuci bersih dan masukkan dalam air mendidih. Untuk satu buah kulit manggis, direbus dengan 1 liter air. Setelah beberapa menit, angkat dan saring. Air rebusan ini kita pergunakan untuk berkumur (tunggu sampai dingin). Usahakan terkena bagian amandel, tapi jangan sampai tertelan. Ulangi beberapa kali sampai amandel tidak bengkak lagi.

- Ramuan obat untuk mengurangi amandel yang bengkak adalah sebagai berikut : ambil jahe sepotong sebesar ibu jaridan satu biji bawang merah. Kedua bahan diparut dan dijadikan satu, kemudian ditempelkan pada leher yang sakit (sebagai bedak). Kalau masih sakit ulangi lagi.

(Sumber: http://www.saratmanfaat.com/)

Kamis, 17 Maret 2011

Tips Mengurangi Bibir Kering dan Pecah-Pecah

BIBIR pecah-pecah, kedengarannya merupakan masalah sederhana. Tapi, jika sudah pernah merasakannya, Anda pastinya sudah tahu kalau masalah ini bisa menyebabkan iritasi dan menimbulkan rasa sakit, terutama saat makan. Bibir pecah-pecah ini juga bisa mengalami peradangan dan menimbulkan luka goresan. Jika tidak ditangani dengan benar malah bisa memicu retakan dan perdarahan pada bibir. Hal ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas Anda. Tetapi, masalah ini bisa dicegah dan jika sudah mengalaminya, Anda juga bisa melakukan berbagai cara untuk menghentikannya. Berikut beberapa tip yang bisa menjadi panduan Anda dalam mencegah dan mengatasi masalah bibir pecah-pecah.


Pencegahan

Saat bibir mulai mengering, biasanya hal pertama yang mungkin Anda lakukan adalah berusaha melembabkannya dengan cara menjilatnya. Hal ini akan meredakan masalah bibir kering untuk sementara waktu. tapi, begitu ludah mengering, bibir Anda bahkan akan lebih kering dari sebelumnya. Penyebabnya, menjilat bibir akan menghilangkan minyak pelindung alami bibir Anda. Selain itu, zat kimia di ludah yang berfungsi mencerna makanan malah akan berusaha "mencerna" bibir. Karena itu, salah satu cara mencegah bibir kering jadi pecah-pecah adalah dengan berusaha tidak menjilatnya.

Ada baiknya menjaga kelembaban tubuh sepanjang hari dengan memperbanyak minum air. Selain itu, saat berada di luar ruangan, jangan lupa melindungi kulit bibir Anda dengan lip balm yang mengandung sunscreen bagi bibir sensitif Anda. Jika Anda perokok, maka berhentilah. Merokok akan mengeringkan minyak bibir dan meninggalkan bibir dalam keadaan kering sehingga mudah pecah-pecah.


Penanganan

Jika segala upaya pencegahan gagal dan bibir Anda tetap pecah-pecah dan berdarah, segeralah melakukan pengobatan. Cara pertama, pilihlah lip balm yang didisain khusus untuk bibir pecah-pecah. Hal ini berfungsi mencegah penambahan bjbir pecah-pecah. Dan untuk mengangkat sel-sel kulit kering dari bibir, oleskan vaseline dalam jumlah kecil ke sikat gigi (yang masih baru dan hanya sekali pakai) kemudian gosokkan secara perlahan ke area yang mengering di bibir. Hal ini akan mengangkat semua sel-sel kulit mati dan kulit kering dari bibir Anda. Akan tetapi, hindari hal ini jika bibir dalam keadaan berdarah. Jika bibir meradang, oleskan krim hydrocortisone untuk mengurangi peradangan.

Selain itu, pastikan menjaga kelembaban tubuh dengan memperbanyak minum air dan menghindari minuman yang berkafein setiap harinya. Dan jika ruangan Anda terasa kering dan panas, hidupkan pelembab ruangan untuk menjaga kelembaban udara. Udara kering juga bisa memperburuk kondisi bibir Anda.

Anda bisa juga mengatasi bibir pecah-pecah dengan mengoleskan sedikit mentega ke bibir. Cara ini bisa menjaga kelembutan bibir dan membantu menyembuhkan retakan.

Ambillah beberapa kelopak bunga mawar, selanjutnya rendam dalam susu segar selama beberapa jam. Hasil rendaman selanjutnya dioleskan ke bibir. Cara ini tidak hanya akan mengatasi kekeringan tetapi juga mencegah hilangnya warna pink di bibir.

Oleskan susu krim pada bibir. Ini bisa membantu mengangkat kulit kering yang mati dan melembutkan bibir.

Atau gosokkan potongan mentimun ke bibir. Cara ini bisa membantu mengatasi bibir kering dan pecah-pecah.

Anda juga bisa menggunakan gel lidah buaya untuk menghentikan bibir pecah-pecah.

Pastikan juga kalau tubuh Anda tidak kekurangan vitamin B, besi atau asam lemak esensial lainnya. kekurangn zat ini bisa memicu bibir pecah-pecah. Jadi, ada baiknya menggunakan multivitamin setelah berkonsultasi dengan dokter.


Sumber : http://www.dechacare.com/

Tips Meningkatkan Berat Badan

"Udah makan lebih dari 2x sehari ditambah susu dan cemilan, ko ga gemuk2 jg ya??"
Mungkin itu kata2 yang terucap jika merasa bosan dengan apa yg udah dilakukan utk meningkakan berat badan.

Nah, makanya, sekarang kita cek dl, apakah langkah2 tersebut merupakan tips yang tepat untuk meningkatkan berat badan.
CEKIDOT! :)

1. Olahraga

Dengan olahraga tubuh akan menjadi sehat, sehingga fungsi tubuh pun akan baik. Usahakan setidaknya dalam satu minggu minimal olah raga sekali. Dengan bentuk olah raga yang dapat membuat anda setidaknya berkeringat. (Panteeesss, kl saya sih jarang banget olahraga.hahahaha)

2. Minum susu
Susu selain sehat juga dapat menggemukkan badan anda, khususnya susu full cream. Disarankan untuk minum susu jenis full cream dua kali sehari. (ini jelas dilakukan. Bahkan mengkonsumsi khusus untuk menignkatkan berat badan lho.. :D)

3. Kunyah makanan
Saat makanan di dalam mulut maka kunyahlah sampai halus. Hal ini dilakukan untuk mempermudah kerja lambung. Apalagi makan-makanan yang sulit dicerna. Karena selain di mulut tidak ada lagi gigi di tempa tlain. (sejak berbehel, makanan dikunyah seadanya)

4. Makan dengan teratur
Setiap hari makanlah dengan teratur. Selalu sarapan di pagi hari, makan siang tepat waktu kemudian makan malam. Dan di antaranya dapat diselingi makanan tertentu. (jelaaas. kl perlua 4x sehari dan ngemil. hha)

5. Jenis makanan
Jenis makanan yang anda makan sesuaikan dengan aktivitas anda. Jika anda seorang yang banyak bergerak maka makanlah yang banyak mengandung karbohidrat atau lemak. Karena jika kelebihan, maka karbohidrat dan lemak akan ditimbun. Berbeda dengan protein yang tidak akan ditimbun tubuh.

6. Tidur yang cukup.
Tubuh kita minimal butuh waktu 8 jam untuk istirahat. Usahakan untuk selalu tidur siang. (overdosis malah!:)))

7. Kurangi merokok dan begadang.
Apabila kamu merokok, maka kurangi hal tersebut, dan apabila kamu sering begadang maka hilangkan kebiasaan itu. (ndak pernaaah)

8. Jika memungkinkan, konsumsi putih telur satu kali sehari.

9. Periksa kesehatan anda
Jika anda pernah gemuk dan kemudian kurus coba cek kesehatan anda. Jika bukan karena penyakit maka setidaknya dengan tips cara cepat menggemukkan badan ini anda sudah ada perubahan dalam waktu satu bulan.

Tetapi dari itu semua terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi berat badan lho..

1. Faktor genetika. Jika kedua orang tua dan saudara memang memiliki masalah yang sama yaitu susah gemuk, maka kemungkinan besar anda memang kurus secara genetika.

2. Ada masalah metabolisme tubuh, misalnya adanya gangguan pada sistem penyerapan (absorpsi) nutrisi di saluran pencernaan. Atau bahkan mungkin ada masalah di sistem pencernaan. Jika anda termasuk orang yang sering mengalami gangguan pencernaan (sering sembelit, sering diare, atau sering merasa nyeri di perut) ada baiknya anda berkonsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam (internist) untuk memastikan apakah benar ada gangguan pada tubuh Anda.

Rabu, 16 Maret 2011

Gangguan Tidur yang Beresiko Stroke

Jakarta - Gangguan tidur merupakan salah satu keluhan yang paling sering ditemukan pada penderita yang berkunjung ke dokter. Diperkirakan tiap tahun 20%-40% orang dewasa mengalami kesukaran tidur dan 17% diantaranya mengalami masalah serius.

Prevalensi gangguan tidur setiap tahun cenderung meningkat, hal ini juga sesuai dengan peningkatan usia dan berbagai penyebabnya. Penelitian memperlihatkan bahwa gangguan tidur meningkatkan kejadian berbagai penyakit kardioserebrovaskuler. Hal ini terutama terkait dengan gangguan bernafas saat tidur (sleep disorder breathing), ujar dr Rizaldy Pinzon, Mkes, SpS selaku dokter tim stroke RS Bethesda Yogyakarta, seperti yang dikutip dari detikhealth (link).

Gangguan bernafas saat tidur

Ada dua macam pola gangguan nafas saat tidur, yaitu Hypoapnea dan Apnea. Hypoapnea ditandai oleh penyempitan saluran pernafasan 50%-80% selama lebih dari 10 detik dan terjadi penurunan saturasi oksigen lebih dari 3%.

Sementara apnea tidur ditandai oleh penyempitan saluran pernafasan lebih dari 80% selama lebih dari 10 detik dan terjadi penurunan saturasi oksigen lebih dari 3%.

Terdapat tiga jenis sleep apnea yaitu central sleep apnea, upper airway obstructive apnea dan bentuk campuran dari keduanya.

Apnea tidur adalah gangguan pernafasan yang terjadi saat tidur, yang berlangsung selama lebih dari 10 detik. Dikatakan apnea tidur patologis jika penderita mengalami episode apnea sekurang-kurangnya lima kali dalam satu jam atau 30 episode apnea selama semalam. Selama periodik ini gerakan dada dan dinding perut sangat dominan.

Apnea sentral sering terjadi pada usia lanjut, yang ditandai dengan intermiten penurunan kemampuan respirasi akibat penurunan saturasi oksigen. Apnea sentral ditandai oleh terhentinya aliran udara dan usaha pernafasan secara periodik selama tidur, sehingga pergerakan dada dan dinding perut menghilang. Hal ini kemungkinan kerusakan pada batang otak atau hiperkapnia.

Gangguan saluran nafas (upper airway obstructive) pada saat tidur ditandai dengan peningkatan pernafasan selama apnea, peningkatan usaha otot dada dan dinding perut dengan tujuan memaksa udara masuk melalui obstruksi. Gangguan ini semakin berat bila memasuki fase REM. Gangguan saluran nafas ini ditandai dengan nafas megap-megap atau mendengkur pada saat tidur.

Mendengkur ini berlangsung 3-6 kali bersuara kemudian menghilang dan berulang setiap 20-50 detik. Serangan apnea pada saat pasien tidak mendengkur. Akibat hipoksia atau hipercapnea, menyebabkan respirasi lebih aktif yang diaktifkan oleh formasi retikularis dan pusat respirasi medula, dengan akibat pasien terjaga dan respirasi kembali normal secara reflek.

Baik pada sentral atau obstruksi apnea, pasien sering terbangun berulang kali dimalam hari, yang kadang-kadang sulit kembali untuk jatuh tidur. Gangguan ini sering ditandai dengan nyeri kepala atau tidak enak perasaan pada pagi hari. Pada anak-anak sering berhubungan dengan gangguan kongenital saluran nafas. Pada orang dewasa obstruksi saluran nafas septal defek, hipotiroid, atau bradikardi, gangguan jantung, hipertensi, dan stroke.

OSA (Obstructive Sleep Apnea) dan stroke

Gangguan tidur obstruktif merupakan salah satu bentuk faktor risiko stroke yang baru. Kajian terkini Drager (2007) menunjukkan ada peningkatan risiko stroke sebesar 2,52 kali pada penderita apnea tidur. Hal ini juga berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada penderita OSA.

OSA sering ditemukan pada penderita stroke yang berhasil hidup, sebanyak 63% dari mereka yang bertahan hidup, mengalami gangguan ini. Bukti semakin banyak yang telah menunjukkan adanya hubungan sebab akibat antara apnea tidur dan stroke.

Kelelahan yang berlebihan di siang hari berhubungan dengan apnea tidur dapat mempengaruhi hasil pemulihan pasca stroke. Kelelahan yang berlebihan disiang hari bisa menurunkan kemampuan dan motivasi penderita stroke untuk terus menjalankan program pemulihan. Sebagai akibatnya, latihan untuk pemulihan tidak dilakukan dengan teratur, terhambatnya pemulihan dan hasilnya akan menjadi lebih memburuk.

Bagaimana penanganannya?

Sebelum mencari diagnosa penyebab suatu gangguan tidur, sebaiknya ditentukan terlebih dahulu jenis danlamanya gangguan tidur (duration of sleep disorder), dengan mengetahui jenis dan lamanya gangguan tidur. Selain untuk membantu mengidentifikasi penyebabnya juga dapat memberikan pengobatan yang adekuat.

Diagnosis gangguan tidur ditegakkan di fasilitas Overnight Laboratory Based Treatment Sleep Study (Complete Polysomnography). Tim medis akan merumuskan tindakan tatalaksana sesuai derajat gangguan tidur, pilihan pasien, status kesehatan secara keseluruhan, dan harapan pasien.


Sumber : www.wolipop.com

Senin, 14 Maret 2011

13 Mitos Diet yang Keliru

Jakarta - Diet atau mengatur pola makan penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Diet juga kerap menjadi pilihan untuk menurunkan berat badan yang berlebih. Tapi jangan terjebak pola diet yang keliru dengan mempercayai mitos yang justru malah merugikan kesehatan.

Seperti yang dikutip dari detikhealth dari dailymail, ada beberapa mitos yang banyak dipercaya orang padahal tidak sepenuhnya benar.

1. Mitos blueberry mengandung lebih banyak antioksidan dari buah lain
Blueberry dikenal sebagai makanan super karena mengandung antioksidan (molekul yang melindungi tubuh dari kanker karena radikal bebas) yang tinggi. Tapi ini tidak berarti blueberry lebih unggul daripada buah yang lain.

Blueberry memang bernilai tinggi pada skala kapasitas penyerapan radikal oksigen (oxygen radical absorbance capacity atau ORAC), tetapi para ilmuwan menemukan makanan yang memiliki skala lebih tinggi, seperti coklat terutama dark chocolate.

Bahkan jika dirangking, blueberry hanya punya satu keunggulan dalam famili antioksidan, yaitu anthocyanin yang juga temukan pada buah lain seperti anggur. Dan dengan harga yang jauh lebih murah, anggur merah sebenarnya lebih tinggi pada skala ORAC.

2. Mitos makanan rendah lemak membantu menurunkan berat badan
Sereal, yogurt atau makanan cepat saji yang rendah lemak selalu menjadi pilihan untuk orang yang benar-benar ingin menurunkan berat badan. Tetapi bukan hanya mengandung gula, karbohidrat dan pemanis buatan, makanan-makanan tersebut juga mengandung banyak kalori sebagai alternatif tinggi lemak.

Terutama makanan manis rendah lemak, gula tambahan yang digunakan bisa memiliki kalori yang sama dengan makanan manis biasa. Mungkin lebih baik dengan mengurangi porsi makanannya, dengan lebih banyak lemak tapi rendah gula.

3. Mitos makan di malam hari bikin gemuk
Kalori tetaplah kalori, kapan pun dikonsumsi baik di pagi hari, siang atau malam hari. Sebuah studi yang dilakukan terhadap monyet menemukan bahwa hewan tersebut memiliki berat yang sama walaupun mereka makan enam persen ataupun 65 persen dari makanannya di malam hari. Karena kecepatan proses pembakaran di tubuh tetap sama walaupun di malam hari.

Tetapi hindari makan di malam hari jika memang ingin menurunkan berat badan.


4. Mitos telur meningkatkan kolesterol
Pertama, orang dianjurkan mengonsumsi telur, kemudian ada peringatan bahwa telur tak baik untuk jantung. Tapi sekarang tampaknya nasihat yang pertama lebih baik.

Walaupun telur mengandung kolesterol, tubuh kita memvariasikan jumlah kolesterol itu, sehingga cukup untuk membuatnya berkurang jika kita makan telur.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Surrey, menemukan bahwa setelah diet dengan makan dua telur sehari selama 12 minggu, tidak ada subjek tes yang meningkat kadar kolesterolnya.

Dan selain rendah kalori (75 kalori dalam sebutir telur rebus), telur juga mengandung vitamin D, vitamin B-12 dan nutrisi lainnya.

5. Mitos kopi menyebabkan tubuh dehidrasi
Jika orang mengira bahwa minum kopi dapat membuat tubuh dehidrasi, maka orang tersebut salah. 50 persen orang Inggris membatasi konsumsi kopi, karena percaya kopi mengandung diuretic (zat yang menyebabkan tubuh kehilangan cairan dengan membuat ginjal memproduksi lebih banyak urin).

Namun pada kenyataannya, kopi tidak memiliki efek pada peminumnya. Nutrisionis Angela Dowden mengatakan bahwa konversi baru dapat membuat orang menjadi lebih sering ke toilet. Tetapi menurutnya, tubuh kita terbiasa dengan hal itu, dan kopi penting untuk asupan cairan harian tubuh.

6. Mitos margarin tak baik untuk jantung
Dulu ini benar, karena sebelumnya margarin dikemas dengan trans lemak, yaitu lemak terhidrogenasi yang meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik. Dan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

Tapi setelah adanya reaksi dari konsumen, margarin telah diformulasikan ulang dengan lemak tak jenuh poli dan mono yang sehat. Dan menurut Angela, margarin menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan dengan mentega.

7. Mitos kopi tanpa kafein tidak akan mempengaruhi tingkat energi
Ini mungkin mengejutkan, tetapi kopi tanpa kafein tetap mengandung kafein, meskipun hanya sedikt yaitu 5 mg dibanding dengan kopi biasa yang 90 mg atau lebih tinggi lagi pada kopi filter.

Namun kafein rendah bukan berarti tak berpengaruh terhadap tubuh. Peneliti menunjukkan bahwa kopi tanpa kafein membuat orang menjadi lebih mengantuk daripada orang yang tidak minum kopi sama sekali.

Dr Crystal Haskell dari Northumbria University, menemukan bahwa tingkat kafein yang kurang dari 10 mg benar-benar membuat orang merasa lebih lelah, dengan kapasitas memori yang lebih lemah.

8. Mitos selalu menyimpan buah dan sayur dalam lemari es
Orang mungkin tidak akan berpikir dua kali untuk mengambil buah atau sayuran dalam lemari es. Tapi dengan membiarkannya tetap dingin, maka itu adalah hal yang salah.

Para ilmuwan di Oklahoma di Amerika Serikat menemukan bahwa semangka yang dibiarkan pada suhu kamar selama 2 minggu memiliki kandungan beta-karoten dua kali lipat, dan 20 persen lycopene lebih banyak (antioksidan yang baik) daripada disimpan dalam lemari es.

Pisang dan buah persik juga lebih bergizi pada suhu 20 derajat.

9. Mitos tubuh membutuhkan 8 gelas air setiap hari
Jika orang minum dua liter air per hari, ternyata mungkin orang itu menyia-nyiakan waktunya.

Ketika dokter di University of Pennsylvania Amerika Serikat meneliti manfaat minum banyak air, mereka tidak menemukan bukti bahwa hal itu mengarah pada kulit yang lebih bersih, menurunan berat badan atau membantu tubuh untuk detoksifikasi.

Menurut Angela, jumlah air yang dibutuhkan seseorang berbeda-beda, rasa haus adalah indikator terbaik. Caranya adalah dengan memeriksa warna urin, jika berwarna kekuningan atau pucat mungkin orang sudah minum cukup air.

10. Mitos langsing karena makan sedikit dan sering
Mana yang lebih baik, tiga hidangan porsi besar atau enam dengan porsi sedikit? Buku diet mungkin akan menyarankan untuk makan sedikit dan sering. Tetapi orang tidak akan mungkin menurunkan berat badan dengan cara demikian.

Ilmuwan Australia Dr Michelle Palmer membandingkan penurunan berat badan pada orang yang makan dengan kedua cara tersebut dan mendapati berat badan mereka dalam jumlah yang sama. Satu-satunya yang membedakan adalah enam hidangan dengan porsi kecil cenderung lebih berat untuk memakannya.

Angela mengatakan bahwa makan sedikit dan sering dapat mengendalikan rasa lapar. Tetapi bahayanya adalah sering makan berarti lebih banyak mengonsumsi kalori.

11. Mitos sayuran mentah lebih baik
Ada anggapan bahwa semakin lama memasak sayuran, maka akan lebih banyak nutrisi yang terbuang. Tapi itu belum tentu benar.

Contohnya adalah wortel. Angela mengatakan ketika wortel dimasak, kerusakan pada sel menghasilkan tiga kali lebih banyak beta-karoten (antioksidan yang membantu melindungi kulit).

12. Mitos daging putih lebih rendah lemak daripada daging merah
Makan daging ayam dianggap lebih sehat, tetapi daging makan daging ayam akan membuat lebih gemuk daripada daging merah (daging sapi atau kambing).

"Mitos ini mungkin dimulai ketika melihat tukang jagal yang lebih gemuk," kata Angela. Tapi menurutnya, kandungan lemak pada daging ayam dan daging sapi adalah sama.

Sirloin steak memiliki sedikitnya 5 gr lemak per 100 gr, sedangkan paha ayam dapat memiliki hingga 9 gr per 100 gr.

13. Mitos sayuran pucat kurang bergizi
Kita telah diajarkan bahwa lebih baik makan sayuran yang berwarna cerah, seperti bayam hijau, bit ungu, atau lobak merah. Walaupun itu merupakan aturan yang baik, tapi sayuran putih tidak boleh diabaikan.

Lobak putih mengandung banyak vitamin seperti vitamin A, B, C, dan K. Juga Kalsium, zat besi dan serat. Sedangkan kembang kol merupakan sumber anti-oksidan yang mengandung vitamin C dan folat.

Sumber : www.wolipop.com

6 Khasiat Labu Kuning

Jakarta - Labu kuning tidak hanya bisa diolah menjadi sup hangat atau kue yang lezat, tapi juga bermanfaat merawat kecantikan kulit. Labu kuning kaya akan berbagai vitamin, mineral, serat dan antioksidan yang diperlukan tubuh agar tetap sehat dan muda. Lebih dari itu, labu kuning juga mampu menjadikan kulit selalu kenyal dan lembut.

Masih banyak lagi khasiat labu kuning untuk kecantikan kulit, di antaranya:

1. Labu kuning bisa dijadikan pelembab kulit atau masker pengelupas, tergantung kombinasi yang digunakan.
2. Enzim yang terdapat dalam labu kuning membuat kulit tampak lebih muda.
3. Labu kuning mengandung alpha-hydroxy acid alami yang membantu menyingkirkan sel kulit mati, sehingga membuat kulit wajah tampak cerah, muda dan segar.
4. Buah yang populer di hari Halloween ini juga menutrisi kulit kering dan lelah, memberi tampilan kulit sehat bercahaya.
5. Kulit labu kuning bisa membantu mengatasi masalah kulit berjerawat.
6. Labu kuning membantu menenangkan dan meredakan iritasi kulit secara alami, serta membantu memperbaiki kerusakan kulit pasca penyembuhan jerawat.

Anda bisa membuat perawatan wajah sendiri di rumah, menggunakan labu kuning. Untuk masker pengelupas, berikut ini cara membuatnya, seperti dikutip dari Times of India:

Anda memerlukan 8 ons labu kuning rebus, 12 butir kacang almond cincang, 1/4 cangkir madu dan 1/8 sendok teh minyak zaitun. Blender semua bahan hingga halus, lalu terapkan pada seluruh wajah dan biarkan selama lima menit. Kemudian bilas dengan air hangat. Lakukan perawatan ini seminggu sekali agar kulit lembut dan cerah.

Sementara untuk perawatan kulit kering, ini cara pembuatan maskernya:
Siapkan 2 sendok teh labu kuning kalengan, 1/2 sendok teh madu, 1/2 sendok teh susu dan 1/4 sendok teh bubuk kayu manis. Campurkan semua bahan dan aduk hingga membentuk pasta. Tempelkan langsung pada kulit, dan biarkan selama 15 menit. Setelah pasta mengering, bilas dengan air.

Sumber : www.wolipop.com

Khasiat Gula Aren untuk Wajah

Jakarta - Membersihkan wajah adalah ritual yang wajib dilakukan jika Anda ingin miliki kulit sehat dan bebas masalah. Manfaat lebih banyak bisa Anda dapatkan, dengan menambahkan bahan-bahan tertentu saat mencuci muka.

Tidak hanya menjadikan wajah bersih, tapi juga membuat kulit cantik setelah Anda membasuh wajah dengan air. Ini dia bahan-bahannya, seperti dikutip dari Styletips 101:

Cerahkan Wajah
Jika Anda ingin kompleksi wajah yang lebih cerah, tambahkan gula aren ke dalam sabun pembersih wajah yang biasa Anda pakai. Tuangkan sabun ke telapak tangan, gosokkan hingga berbusa, lalu tambahkan gula aren secukupnya dan terapkan pada wajah. Butiran gula aren berfungsi sebagai scrub ringan yang mengangkat sel kulit mati sehingga wajah halus, cerah dan bercahaya.

Singkirkan Jerawat
Jangan stres atau panik saat jerawat muncul di wajah Anda! Untuk merawat kulit berjerawat, tuangkan beberapa tetes jus lemon alami ke dalam busa pembersih. Jus lemon bisa membunuh bakteri penyumbat pori-pori dan menjernihkan kompleksi wajah.

Pelembab Ekstra
Kulit yang kering harus menggunakan produk yang mengandung ekstra pelembab. Anda bisa mendapatkan pelembab ekstra saat membersihkan wajah, dengan menambahkan ekstrak lidah buaya ke sabun muka. Selain membuat kulit lebih lembut, juga menenangkan kulit yang teriritasi.

Sumber : www.wolipop.com

Pencegahan Alzheimer

Jakarta - Kacang tanah biasanya menjadi camilan favorit saat menonton sepak bola, atau jenis pertandingan olahraga lainnya.

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa selain enak dijadikan 'teman nonton', kacang tanah ternyata menyimpan banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti mencegah kanker usus dan mengurangi risiko Alzheimer.

Apa saja manfaat lainnya? Berikut ini jawabannya, seperti dikutip dari Times of India.
1. Kacang tanah mengandung antioksidan dan polyphenol berkonsentrasi tinggi, merupakan senyawa yang disebut p-coumaric acid. P-coumaric acid berfungsi meningkatkan antioksidan dalam tubuh hingga 22 persen. Kacang tanah yang dipanggang, lebih banyak mengandung p-coumaric acid dibandingkan kacang rebus atau goreng. Kandungan antioksidan pada kacang tanah panggang sama dengan blueberry dan blackberry, juga jauh lebih tinggi dari apel, tomat dan bit.

2. Kacang tanah yang tidak diasinkan baik untuk pembuluh arteri. Satu per empat cangkir kacang tanah mengandung asam lemak tak jenuh yang sama banyaknya dengan satu sendok the minyak zaitun. Lemak tak jenuh memiliki reputasi baik sebagai penurun kadar kolesterol dalam darah.

3. Kandungan niacin yang tinggi dalam kacang tanah membantu perbaikan sel yang rusak, serta dipercaya mampu mencegah Alzheimer dan berbagai masalah kesehatan karena faktor usia.

4. Kacang tanah mengandung vitamin E, yang juga merupakan salah satu keluarga dari antioksidan yang bisa mengurangi risiko kanker dan penyakit pada kardiovaskular secara signifikan.

5. Kacang tanah mengandung zat besi, yang sangat penting untuk memperbaiki fungsi sel darah merah.

6. Kacang tanah kaya akan kalsium untuk menjaga kesehatan tulang.

7. Kacang tanah memiliki bioflavonoid resveratrol tinggi. Zat ini membantu melancarkan aliran darah ke otak, baik untuk mengurangi risiko stroke. Menambahkan sedikit produk yang mengandung kacang tanah dalam menu diet bisa mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah hingga 14 persen.

8. Serat dalam kacang tanah membantu menurunkan risiko kanker usus besar.

9. Kacang tanah kaya akan protein, sehingga bisa jadi pilihan nutrisi yang tepat bagi mereka yang sedang menjalani program pembentukan otot tubuh.

Sumber : www.wolipop.com

Kawasan Hijau (memperpanjang umur)

Jakarta - Tahukah Anda bahwa hidup di lingkungan yang penuh dengan pepohonan bisa meningkatkan kesehatan dan membuat Anda panjang umur? Sebuah studi dari Inggris mengemukakan hal tersebut.

Seperti yang dikutip dari dailymail, para ilmuwan menemukan adanya korelasi antara kesehatan seseorang dengan lingkungan hijau tempat ia tinggal. Penelitian dilakukan di kawasan hijau seperti taman, perkebunan atau hutan.

Pemimpin penelitian, Richard Mitchell dari Glasgow University mengatakan bahwa ternyata kawasan hijau memiliki dampak yang besar terhadap kesehatan seseorang dan dampak ini lebih besar dari yang ia bayangkan.



Penelitian tersebut menemukan bahwa area hijau seperti taman dapat membantu seseorang menghilangkan stres dan memungkinkannya lebih banyak melakukan kegiatan fisik, sehingga bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

"Ini adalah pertama kalinya kami menemukan adanya aspek lingkungan memiliki dampak kesehatan yang baik. Ini merupakan kombinasi dari latihan dan pemulihan," ujar Mitchell.

Menghabiskan waktu sambil berekreasi di tempat terbuka dan penuh pepohonan dapat meningkatkan kesehatan Anda. Mitchell juga menambahkan, berjalan-jalan di taman dalam jangka panjang juga bisa menghemat pengeluaran perawataan kesehatan Anda.

Sumber : www.wolipop.com

Minggu, 13 Maret 2011

Cara meningkatkan berat badan

TEMPO Interaktif, Jakarta - Di ruangan ber-AC terus menerus, pencemaran hingga obat-obatan bisa membuat anda kelebihan berat badan. Makan terlalu banyak dan tidak berolahraga mungkin menjadi penyebab utama obesitas, tapi ternyata mereka bukan satu-satunya hal yang memelarkan badan. Ada banyak hal yang tak diduga, malah turut menyebabkan obesitas. Berikut 11 hal yang bisa membuat berat badan bertambah.

1. Virus flu
Berdasarkan temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics anak-anak yang terkena virus flu tertentu (biasa disebut adenovirus 36) lebih cenderung menjadi gemuk daripada yang tidak terpapar. Dalam sebuah penelitian atas 124 anak, hampir 80 persen dari mereka yang obesitas. Berat badan mereka rata-rata lebih 23 kilogram dari anak-anak tidak terpapar.

2. Mengunakan penyejuk udara / AC
Dalam sebuah artikel 2006 di International Journal of Obesity dinyatakan, ketika dalam kondisi suhu yang nyaman terus-menerus, membuat tubuh tidak bekerja untuk mengatur dingin atau hangat. Akibatnya, kalori kurang terbakar. Di bagian selatan Amerika Serikat, yang tingkat obesitasnya tinggi, persentase rumah dengan penyejuk udara meningkat. Pada 1978 hanya 37 persen rumah yang menggunakan AC, namun pada 1997 menjadi 70 persen.

3. Memiliki ibu yang kerja
Anak dengan ibu yang bekerja lebih cenderung menjadi gemuk daripada anak-anak yang tinggal dengan ibunya di rumah. University College London meneliti 8.552 anak-anak pada 1965 dan dibandingkan bobot mereka pada 1991. Mereka menemukan 1.991 anak yang ibunya bekerja lebih cenderung menjadi gemuk daripada anak-anak yang ibunya tinggal di rumah. Namun, para peneliti tidak memeriksa asupan makanan atau aktivitas fisik, yang mungkin mempengaruhi hasil.

4. Kurang Tidur
Orang yang kurang tidur meningkatkan risiko mereka menjadi gemuk. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Disease in Childhood menemukan perubahan hormon terjadi ketika tubuh tidak cukup istirahat. Kurang tidur dapat memacu kelaparan, dan kelelahan yang berikut dapat mengurangi aktivitas fisik, menyebabkan kenaikan berat badan lebih lanjut.

5. Operasi Amandel
Para peneliti dari St Louis University di Missouri menemukan anak-anak yang amandelnya dikeluarkan berat badannya lebih tinggi dibanding yang tidak dioperasi. Para peneliti, yang meninjau sembilan studi yang dipublikasikan antara 1970 dan 2009, menemukan peningkatan berat badan dan indeks massa tubuh (IMT) bisa dilihat sampai tujuh tahun setelah operasi amandel. IMT meningkat sebesar 5,5 persen menjadi 8,2 persen setelah operasi. Operasi amandel mungkin meningkatkan nafsu makan anak.

6. Terpapar Lampu Sepanjang Malam
Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences menyatakan, dalam penelitian selama 8 pekan, tikus yang terpapar cahaya redup di malam hari bertambah berat badan 50 persen lebih dibanding tikus yang melewati malam dalam kegelapan total. Walau kedua kelompok tikus itu memiliki jumlah makanan dan aktivitas yang sama. Hasil ini bisa berlaku untuk orang-orang yang makan larut malam.

7. Memiliki ibu yang lebih tua
Ibu yang lebih tua lebih cenderung memiliki anak-anak gemuk. Sebuah di jurnal Archives of Disease in Childhood menemukan anak-anak yang lahir dari wanita usia 30 tahun ke atas kadar lemaknya 2,6 - 2,8 persen lebih banyak dibanding anak yang lahir dari wanita umur kurang dari 25 tahun.

8. Pencemaran Lingkungan
Polusi bisa berdampak pada metabolisme tubuh, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Critical Reviews in Food Science and Nutrition and the International Journal of Obesity. Bahan kimia dalam plastik, bisphenol A dan dan bifenil difenil, mengganggu endokrin dan berhubungan dengan obesitas karena mengganggu hormon sinyal.

9. Genetik
Ilmuwan mengidentifikasi 18 tanda genetik baru yang bisa berperan dalam obesitas dan 13 spidol baru yang dapat menentukan apakah lemak membangun di sekitar pinggang atau pinggul. Menurut dua studi yang dipublikasikan bulan ini dalam jurnal Nature Genetics, tanda tanda tersebut sebelumnya tak mengaitkan antara gen dengan obesitas.

10. Diet Tinggi Lemak Saat Hamil
Para peneliti dari Universitas Cincinnati dan Medical College of Georgia menemukan tikus yang diberi diet tinggi lemak lebih cenderung memiliki bayi besar daripada mereka yang diberi diet normal. dan menjadi besar saat lahir merupakan faktor risiko obesitas di kemudian hari. Bayi-bayi tikus yang besar karena lemak yang dikonsumsi oleh ibunya, menyebabkan plasenta untuk memberikan nutrisi terlalu banyak untuk janin. Para peneliti mengatakan temuan itu dapat berlaku pada manusia.

11. Obat-obatan
Beberapa obat untuk mencegah depresi, diabetes, hipertensi dan kehamilan yang tidak diinginkan dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Penggunaan obat-obatan psikotropika, khususnya anti-depressant, di Amerika Serikat meningkatkan berat badan sekitar 5 persen antara 1988 dan 2002, menurut penelitian 2009 di journal Critical Reviews in Food Science and Nutrition.

7 hal yang (sebaiknya) tidak dilakukan setelah makan

1 . Makan Buah-Buahan
Kebiasaan makan buah setelah makan ternyata adalah kebiasaan yang keliru. Setelah makanan masuk ke lambung, lambung membutuhkan waktu 1-2 jam untuk mencerna, jika seusai makan lalu menyantap buah, buah akan terhambat oleh makanan yang telah lebih dulu disantap, akibatnya buah-buahan tidak bisa tercerna secara normal. Jika berlangsung lama, akan menyebabkan gejala perut kembung, diare atau susah buang air besar dan gejala lainnya

2 . Minum Teh Kental
Minum teh seusai makan, dapat mengencerkan getah lambung, akibatnya mempengaruhi pencernaan makanan. Selain itu, daun teh banyak mengandung tanin (asam tanat), jika minum teh seusai makan, akan membuat protein yang belum sempat dicerna lambung menyatu dengan asam tanat dan membentuk sedimen yang tidak mudah dicerna, sehingga mempengaruhi serapan protein. Teh juga dapat menghambat serapan zat besi, jika keadaan demikian berlangsung lama dapat terjadi gejala anemia karena kurang zat besi.

3 . Merokok
Bahaya merokok sehabis makan lebih besar 10 kali lipat dibanding hari-hari biasa! Ini dikarenakan peredaran darah pada saluran pencernaan sehabis makan meningkat, akibatnya sejumlah besar kandungan dalam rokok yang tidak baik bagi kesehatan diserap, sehingga bisa merusak hati, otak besar dan pembuluh darah jantung dan menyebabkan penyakit pada aspek-aspek terkait ini

4 . Mandi
Mandi sehabis makan, volume aliran darah pada permukaan tubuh akan meningkat, dan volume aliran darah pada saluran usus dan lambung akan berkurang, sehingga membuat fungsi pencernaan usus lambung melemah, dan menyebabkan pencernaan buruk.

5 . Mengendorkan ikat pinggang
Mengendorkan ikat pinggang setelah makan, meskipun terasa agak nyaman, tapi hal tersebut dapat mengakibatkan turunnya tekanan dalam rongga perut, memaksa lambung turun (terjuntai). Jika kebiasan tersebut terus dilakukan, akan benar-benar mengidap lambung turun.

6 . Makan Angin (berjalan-jalan)
“Makan angin” sehabis makan, bukan saja tidak dapat hidup “99” (panjang umur), bahkan karena meningkatnya volume olahraga sehingga dapat mempengaruhi saluran pencernaan terhadap serapan gizi. Terutama manula, fungsi jantung melemah, penyempitan pembuluh darah, banyak berjalan seusai makan akan timbul gejala tekanan darah menurun dan lain-lain gejala.

7 . Berkaraoke
Seusai makan isi lambung kita membesar, dinding lambung menjadi tipis, volume aliran darah meningkat, saat demikian, bernyanyi dapat membuat sekat ronga badan pindah ke bawah, beban rongga perut bertambah, jika ringan akan menyebabkan pencernaan buruk, sebaliknya dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan gejala penyakit lainnya.