Huft. Sudah berapa kali amandel saya harus bengkak dan bengkak.. :(
Yah, ini penyakit yang sering banget mengganggu hidup saya hahaha. Dari jaman masih bocah, sampe hampir lulus kuliah, kl demam pasti disebabkan karena amandel yang membengkak. Maklum, saya memang sebenarnya tidak boleh mengkonsumsi minuman dingin/ air es. Tapi ya namanya anak muda (apa sih), kepengennya minum es teruuus. Gimana ga, cb? Masa di siang bolong panas terik, tp minumannya yg panas2. Gila apa?! heeeeuuuhh!
Tapi sebenarnya, buat penderita amandel bengkak, pantangan utama adalah minum es dan makan yang pedas-pedas
Sekarang, yuuk, dipahami dl apa itu amandel dan seluk beluknya.
Amandel, yang dalam bahasa medis disebut tonsil, merupakan salah satu benteng pertahanan tubuh manusia, terutama ketika masih kanak-kanak. Pada usia itu, daya tahan tubuh masih lemah. Organ yang jumlahnya sepasang ini berada di rongga tenggorok, di kiri dan kanan belakang rongga mulut. Organ ini berada di garda paling depan, tugasnya menangkal kuman yang masuk dari mulut. Selain amandel, di rongga tenggorok masih ada lagi benteng pertahanan tubuh, namanya adenoid. Letaknya di langit-langit atas rongga tenggorok, dekat saluran ke hidung. Fungsinya serupa dengan amandel, sebagai penangkal kuman yang masuk dari udara yang masuk ke saluran napas.
Dalam kedaan normal, sebetulnya di rongga mulut dan tenggorok terdapat banyak sekali kuman. Tapi kuman-kuman itu tidak sampai membuat si anak sakit asalkan daya tahan tubuhnya dalam kondisi baik. Ketika daya tahan tubuh menurun, kuman-kuman itu bisa menjadi ganas dan menyebabkan infeksi. Karena daya tahan tubuh anak-anak belum sekuat orang dewasa, mereka lebih mudah kena infeksi.
Saat terkena infeksi, amandel ini akan meradang. Jika si anak disuruh membuka mulutnya lebar-lebar, akan kelihatan amandelnya bengkak, warnanya memerah. Radang ini disertai dengan demam dan rasa nyeri di tenggorok, terutama saat menelan makanan.
Menurut panduan kesehatan Mayo Clinic, radang amandel paling banyak disebabkan oleh virus. Urutan kedua, bakteri. Dari deretan bakteri, yang paling sering menyebabkan infeksi adalahStreptococcus beta-haemolyticus grup A. Jika biang keladinya virus, pasien cukup memerlukan obat pereda nyeri, penurun panas, dan perawatan rumah. Infeksi akan sembuh dengan sendirinya setelah daya tahan tubuhnya membaik.
Tapi jika infeksi disebabkan oleh bakteri, pasien juga memerlukan antibiotik. “Radang amandel tidak selalu harus dioperasi bila ditatalaksana dengan baik,” kata Dr. dr. Jenny Bashiruddin, Sp.THT (K), pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.
Jenny menandaskan hal ini karena tak jarang dokter “main angkat” saja saat menghadapi pasien radang amandel. Ketika pasien dibawa ke rumah sakit, biasanya amandelnya memang kelihatan besar. Makanya kemudian dokter kemudian menyarankan operasi. Padahal, kata dokter yang praktik di RS Khusus THT Proklamasi, Jakarta ini, kondisi amandel yang membesar tidak bisa begitu saja dijadikan dasar melakukan operasi.
Pada saat serangan infeksi, wajar kalau amandel membengkak cukup besar karena memang sedang terjadi peradangan. Jika setelah infeksinya diobati ternyata amandelnya mengecil lagi dan pasien kembali sehat, berarti memang amandelnya tidak perlu diangkat. Istilah dokternya, “belum ada indikasi untuk operasi.”
Beberapa cara yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan amandel yang bengkak :
- Obat yang dapat membantu mengobati amandel yaitu : perasan jeruk nipis, perasan kunyit, dan madu murni yang kental. Bahan tadi dicampur dan minum sedikit demi sedikit. Usahakan agar penderita mandi dengan air hangat dan biasakanlah ambil nafas panjang yang dalam dipagi hari. Insya Allah Anda tak terganggu dengan amandel.
- Amandel yang membengkak membuat penderita demam dan suhu tubuh meninggi. Tapi penyakit ini mudah dilenyapkan tanpa operasi. Caranya, ambillah segenggam benalu yang tumbuh di pohon jeruk nipis. Campurkan dengan sedikit adas pulo waras Tumbuk keduanya sampai halus lalu beri sedikit air. saring dan ambil airnya. Minumlah 10 kali. Niscaya amandel menjadi kempis dan sakitnya lenyap.
- Mengobati amandel dengan kulit buah manggis. Kumpulkan kulit buah manggis yg telah masak, cuci bersih dan masukkan dalam air mendidih. Untuk satu buah kulit manggis, direbus dengan 1 liter air. Setelah beberapa menit, angkat dan saring. Air rebusan ini kita pergunakan untuk berkumur (tunggu sampai dingin). Usahakan terkena bagian amandel, tapi jangan sampai tertelan. Ulangi beberapa kali sampai amandel tidak bengkak lagi.
- Ramuan obat untuk mengurangi amandel yang bengkak adalah sebagai berikut : ambil jahe sepotong sebesar ibu jaridan satu biji bawang merah. Kedua bahan diparut dan dijadikan satu, kemudian ditempelkan pada leher yang sakit (sebagai bedak). Kalau masih sakit ulangi lagi.
(Sumber: http://www.saratmanfaat.com/)